Video animasi memang sudah ada sejak dulu dan seiring berkembangnya teknologi, animasi dibedakan berdasarkan jenisnya. Jenis animasi sendiri lebih mengarah pada teknik pembuatan dan juga ciri khasnya masing-masing. Ada jenis video animasi yang sederhana dan juga animasi yang kompleks. 

Jenis-Jenis Video Animasi

Jenis video animasi sendiri dibagi menjadi 5 jenis umum. Jenis animasi tersebut merupakan video animasi yang banyak beredar di khalayak umum. Bagi yang penasaran, langsung saja simak penjelasan dari Imaji tentang ke lima jenis animasi yang umum ditemukan:

Animasi Tradisional

Jenis video animasi yang pertama adalah animasi tradisional. Disebut tradisional karena cara pembuatan animasi masih dilakukan di kertas putih. Seorang animator akan menggambar setiap frame pada kertas putih. Bisa dibilang ini adalah cara pertama dalam membuat sebuah animasi. 

Jadi, kebanyakan video animasi zaman dulu menggunakan teknik menggambar frame per frame secara manual. Sekarang cara ini sudah jarang dipakai karena ada teknologi yang lebih praktis. Kebanyakan sekarang jenis video animasi hanya dipakai dalam pembuatan animasi flipbook. 

Contoh Animasi Tradisional : Film animasi Pinocchio 1940 dan Cinderella 1950. 

Animasi 2D

Seperti namanya jenis video animasi yang satu hanya memiliki 2 dimensi. Itu artinya jenis animasi yang hanya bisa dilihat melalui dua sisi saja. Animasi berbasis vektor dengan gerakkan yang terus berkembang seiring perkembangan teknologi. 

Dulu gerakkan animasi 2D sangat terbatas dan terlihat kaku. Namun, seiring berkembangnya teknologi gerakkan yang bisa dihasilkan animasi 2D jauh lebih bagus. Sampai saat ini jenis video animasi ini masih banyak digunakan bahkan banyak karya hebat lahir dari jenis animasi ini. 

Contoh Animasi 3D : kartun Tom & Jerry, kartun Doraemon, kartun Scooby Doo, dan masih banyak lagi. 

Animasi 3D

Striped Background
Striped Background

Merupakan animasi yang didasarkan pada prinsip 3 dimensi. Animasi jenis ini merupakan animasi yang saat ini paling banyak digunakan selain animasi 2D. 

Film animasi Hollywood banyak mengadopsi jenis animasi 3D. Ciri khas dari animasi 3D adalah karakter dapat terlihat dari setiap sudut pandang. 

Jenis animasi ini akan membuat karakter lebih nyata dengan didukung dengan berbagai macam gerakkan. Bentuk dari kemajuan teknologi yang bisa membuat sebuah animasi utuh yang setiap frame atau gambar bisa tampak lebih nyata. 

Contoh Animasi 3D : Kungfu Panda, Frozen, Toy Story, Soul, Raya and The Last Dragon, dan lainnya yang tidak bisa disebutkan seluruhnya. 

Stop Motion

Stop motion merupakan jenis animasi video yang lebih dulu ada ketimbang jenis 3D. Animasi ini dibuat dengan cara menggerakkan frame satu persatu. 

Artinya setiap perubahan gerakan dilakukan secara manual. Biasanya jenis ini lebih banyak menggunakan objek nyata kemudian digerakkan secara manual. 

Proses pembuatan animasi sangat lama dan butuh tenaga ekstra karena setiap gambar atau objek harus digerakkan manual. 

Contoh Animasi Stop Motion : Animasi Shaun The Sheep , Kubo and The Two Strings, Frankenweenie. 

Motion Graphic

Jenis animasi video ini teknik pembuatannya menggabungkan berbagai teknik dari teknik 3D hingga 2D. Menggabungkan unsur gambar dan musik dalam tampilannya. Biasanya animasi ini digunakan untuk periklanan atau company profile. 

Horse Motion
Horse Motion (Dribble)

Contoh Animasi Motion Graphic : video iklan, video profil perusahaan,  video perkenalan bisnis. 

Sekarang ini animasi bisa dibuat dengan berbagai cara karena teknologi sudah benar-benar mendukung. Jenis video yang saat ini banyak ditemukan dan dilihat adalah animasi 3D, animasi 2D, stop motion, animasi tradisional, dan motion graphic. 

Author

Dunia terus bergerak, meninggalkan mereka yang tidak sepakat. Kami percaya bahwa perubahan dalam bisnis adalah satu hal yang niscaya. Karinov.co.id hadir untuk menjadi tempat bertanya seputar ini dan harus ada jawabnya.