Memulai sebuah bisnis di era digital ini bisa dibilang tidak terlalu sulit. Selain karena bantuan teknologi yang telah berkembang begitu pesat, metode analisis kelayakan bisnis sudah banyak berkembang. Diantara tools yang banyak digunakan dalam menganalisis ide bisnis adalah analisis SWOT dan bisnis model canvas.

Pada tulisan ini, kami akan menyajikan contoh cara membuat analisis swot dan bisnis model dengan benar. Diantara banyaknya startup yang memiliki model bisnis kekinian, Gojek merupakan startup yang menarik untuk dijadikan acuan. Bukan hanya dilihat dari growth dan jumlah user, pola bisnis Gojek yang bagus-cepat-murah berhasil menyediakan moda transportasi yang disruptive.

Oleh karenanya, tidak ada salahnya kita belajar dari bisnis model Gojek jika ingin startup kita menjadi kerajaan bisnis serupa. Berhubung pada tulisan ini kami hanya menyediakan contoh saja, jika kamu ingin lebih dalam mengetahui tahapan-tahapan dalam pembuatannya, kamu bisa lihat di artikel berikut ini.

Jika kamu lebih tertarik untuk mempelajari metode analisis di atas menggunakan contoh yang lebih aplikatif, berikut kami sajikan contohnya di bawah ini.

Contoh Bisnis Model Canvas Gojek

Berikut contoh analisa bisnis model canvas perusahaan Gojek dalam versi tulisan.

VALUE PROPOSITIONS

  • Menyediakan transportasi massal yang berkualitas, mudah serta cepat diakses, dengan harga terjangkau

COSTUMER SEGMENTS

  • Pelajar sekolah
  • Pekerja kantoran
  • Pengguna transportasi public
  • Generasi melek internet

CHANNELS

  • Aplikasi Gojek
  • Iklan billboard
  • Testimoni pengguna

CUSTOMER RELATIONSHIPS

  • Diskon dan promo
  • Email newsletter
  • Aplikasi kaya fitur

KEY ACTIVITIES

  • Menghubungkan driver dengan penumpang
  • Manajemen data pengguna

KEY RESOURCES

  • Google Maps
  • Aplikasi Gojek
  • Infrastruktur server

KEY PARTNERS

  • Mitra pengemudi (driver Gojek)
  • Suplier atribut driver (helm, jaket)
  • Penyedia infrastruktur server

COST STRUCTURE

  • Bagi hasil dengan mitra driver
  • Penyewaan infrastruktur server
  • Biaya API Google Maps
  • Gaji pegawai kantor
  • Biaya pemeliharaaan dan perbaikan sistem

REVENUE STREAMS

  • Pengguna jasa trasnportasi Gojek
  • Pengisian dompet elektronik (Gopay)

Salah satu yang menarik dari bisnis model Gojek di atas ialah pada bagian key resources. Jika biasanya perusahaan transportasi haruslah memiliki aset berupa kendaraan, tempat parkir yang luas, maka Gojek tidak membutuhkannya. Itulah yang menjadi alasan mengapa harga dari bisnis model Gojek sangat efisien dan bisa menawarkan harga lebih murah.

Selain itu, elemen channels (penghubung antara pengguna dan penyedia jasa) adalah sebuah aplikasi. Yang mana dapat menghubungkan antar kedua pihak secara lebih cepat, efisien dan tepat sasaran. Hal ini lah yang membuat pengguna Gojek puas dengan layanan aplikasi karena kemudahan yang ditawarkannya.

Contoh Analisis SWOT dari Perusahaan Gojek

Berikut contoh analisa SWOT perusahaan Gojek dalam bentuk tulisan untuk lebih memperjelas. Pada penulisan ini, analisis swot dibagi ke dalam dua bagian yaitu faktor internal (kekuatan & kelemahan) serta faktor eksternal (peluang & ancaman).

Faktor Internal Perusahaan

  • Bisnis model sangat efisien
  • Jumlah driver banyak
  • Mudah untuk diduplikasi di daerah lain
  • Membuka banyak lapangan pekerjaan
  • Pihak perusahaan punya ketergantungan yang sangat tinggi terhadap driver (pengemudi)
  • Proses bisnis tidak bisa berjalan tanpa adanya akses internet yang memadai

Faktor Eksternal (di luar perusahaan)

  • Dapat merambah ke sector bisnis lainnya
  • Mudah menggaet pihak strategis
  • Akses pasar kepada generasi millennial terbuka lebar
  • Regulasi hukum belum matang dan bisa berubah kemudian
  • Adanya segenap masyarakat yang belum adaptif terhadap perubahan

Oke, itulah contoh analisis SWOT dan bisnis model canvas dari sebuah startup unicorn Gojek. Jika kamu punya pertanyaan terkait kedua tools analisis bisnis di atas, silakan tinggalkan pertanyaan kamu lewat kolom komentar.

There are currently no comments.