Setelah memiliki website, tahapan selanjutnya adalah bagaimana cara mendatangkan pengunjung ke website Anda. Terlebih jika website tersebut ditujukan sebagai media promosi seperti toko online, endorsement, atau company profile. Tahapan untuk meningkatkan traffic dibutuhkan agar sebuah web bisnis dapat men-generate leads secara optimal.

Meningkatkan traffic sebuah website memang tidak mudah. Perlu usaha yang tekun dan trial and error yang cukup agar Anda bisa mencapai target traffic yang diinginkan. Pada tulisan ini, kami akan membahas cara-cara untuk menaikkan trafik secara organik, yang artinya sumber pengunjung website masuk dari mesin pencarian seperti Google, Bing, dan semacamnya. Yuk simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

Tips Menaikkan Traffic Website

Mungkin sudah banyak cara yang Anda lakukan untuk meningkatkan organic traffic namun belum berbuah hasil yang memuaskan. Berikut ini adalah tips dan cara yang ampuh dalam meningkatkan kunjungan atau traffic website. Namun, cara ini bisa efektif jika Anda melakukannya dengan teliti, tekun, dan yang terpenting adalah melakukannya dengan sabar hingga mendapatkan hasil yang maksimal.

1. Melakukan Riset Kata Kunci  (keyword)

Menulis artikel dengan kriteria yang sesuai selera Anda saja tidak cukup. Langkah pertama ini krusial karena akan menjadi landasan awal dalam pembuatan artikel ke depan. Jika Anda tidak terbiasa meriset keyword terlebih dahulu sebelum menulis artikel, maka website Anda akan sulit dilihat pengunjung karena riset sendiri tujuannya mengetahui trend terkait topik yang paling banyak dicari. Selain Google tidak akan tertarik karena kwyord Anda jarang dicari user, minimnya potential keyword dalam website Anda bisa jadi membuat value dalam website berkurang karena kecilnya ceruk pembaca.

Dengan melakukan riset keyword Anda dapat lebih mudah melakukan optimasi agar website Anda berada pada peringkat atas halaman pencarian Google. Untuk riset keyword sendiri, ada berbagai macam jenis online tools yang bisa Anda gunakan. Beberapa tools ada yang gratis seperti Keywordtool dan Ubersuggest, namun Anda kami sarankan menggunakan tools yang berbayar untuk hasil yang maksimal seperti Ahrefs dan SEMrush.

2. Menggunakan Long Tail Keyword

Saat sedang melakukan riset keyword, maka Anda akan menemukan suggestion berupa keyword lainnya yang terkait. Berdasarkan panjangnya, ada dua jenis keyword, yaknis short tail dan long tail keyoword. Short tail keyword sendiri biasanya singkat, terdiri dari satu hingga tiga kata saja. Sementara untuk long tail keyword biasanya lebih dari tiga kata.

Short tail keyword sendiri memiliki frekuensi pencarian yang tinggi. Karena perilaku pengguna internet dalam melakukan pencarian, biasanya menggunakan satu sampai tiga kata saja. Namun persaingan dair keyword ini juga tinggi, karena banyak sekali yang menggunakan (hampir semua website ikut menargetkan keyword tersebut). Oleh karena itu Anda bisa menggunakan long tail keyword karena persaingannya cukup kecil serta frekuensi penggunannya juga cukup rendah. Tapi pastikan proporsi penggunaan short tail keyword lebih banyak juga jika ingin menaikkan traffic website.

Hadapi Google BERT dengan long-tail-keyword

Google BERT yang disebut-sebut sebagai update algoritma terbesar Google di penghujung 2019, diyakini merupakan salah satu trobosan besar mesin pencari berbasis artificial intelligence.

Secara sederhana, sistem ini memungkinkan search engine untuk memahami konteks query pencarian secara lebih komprehensive alih-alih hanya melihat query per kata kunci. Oleh karenanya, content dengan kata kunci spesifik akan punya visibilitas lebih baik dari Google versi sebelumnya.

3. Artikel yang Informatif dan Lengkap

Jika Anda sudah melakukan riset keyword yang sesuai dengan kebutuhan, maka saatnya mulai menulis artikel. Berapakah jumlah kata dalam artikel yang bisa meningkatkan traffic sebuah website? Jawabannya sangat bergantung pada kelengkapan informasi yang Anda tulis.

Bisa saja sebuah tulisan dengan jumlah 500 kata mengandung informasi yang lebih baik dibanding tulisan 1000 kata, dengan ini, tentu yang 500 kata akan tampil lebih baik di mata Google.

Lalu mengapa rata-rata halaman yang rangking pada keyword kompetitif memiliki jumlah kata yang cukup panjang? Hal ini dikarenakan artikel yang memiliki jumlah kata lebih besar, tentu berpeluang untuk dapat menyajikan data dan fakta yang lebih lengkap dan tentunya akan memiliki ranking signal lebih baik di mesin pencarian.

4. Judul yang Menarik Perhatian

Dalam sebuah artikel, judul adalah komponen penting karena menjadi bagian pertama yang dibaca oleh pengunjung. Mayoritas pengguna internet akan mengunjungi sebuah website karena membaca judul tersebut. Tips dalam membuat judul yang baik adalah yang mampu menjawab keyword yang mereka inginkan.

Misalnya keyword yang mereka cari adalah “hewan unik”, lalu judul yang dapat Anda digunakan adalah “Inilah 10 Hewan Unik di Dunia, 4 diantaranya Ada di Indonesia.” Judul yang demikian akan lebih dilirik oleh pembaca karena sudah menjawab keyword yang mereka masukkan.

Jika Anda melihat portal-portal berita ternama di Indonesia, implementasi judul ini bisa jauh lebih “radikal” dengan ikut melibatkan emosi pembaca. Walaupun, untuk sebagian besar evergreen content seperti di web Karinov ini kami tidak menerapkan cara tersebut, setidaknya untuk informasi temporer seperti berita harian, metode tersebut cukup efektif.

Tidak semua judul konten perlu menambahkan unsur click bait, untuk tipe evergreen content, penerapan hal tersebut justru bisa berdampak negatif.

Increase your traffic with Karinov

5. Sentuhan Visual yang Eye Cathcy

Menggunakan keyword yang tepat, judul menarik, serta artikel yang panjang saja ternyata belum cukup. Anda harus lebih kreatif dengan memasang gambar visual yang menarik namun tetap mewakili isi dari artikel dan website Anda.

Hal ini dilakukan agar pembaca tidak bosan ketika sedang mengunjungi dan membaca kalimat demi kalimat di website Anda. Jika mereka sudah merasa nyaman dengan ilustrasi visual dan isi konten yang menarik, jumlah pengunjung website akan secara konsisten bertambah. Setidaknya ini adalah salah satu alasan kesuksesan Hipwee di masa awal peluncurannya.

Tambahkan unsur grafis yang menarik seperti menampilkan infografik, foto yang lucu atau berkesan, dan menggunakan gambar ilustrasi. Tampilan visual yang menarik tersebut tidak hanya membuat pengunjung nyaman untuk membaca artikel Anda, tapi dapat membantu mereka untuk lebih paham mengenai artikel yang ditulis.

6. Menggunakan Video / Podcast

Agar bisa bersaing dengan kompetitor, maka tidak ada salahnya jika anda memasang konten dengan format beragam. Jenis konten seperti video ataupun podcast dapat meningkatkan average time visit dan retention pengunjung website Anda.

Kebutuhan video atau podcast juga didasari oleh kemampuan seseorang untuk membaca. Karena tidak semua orang mampu membaca beberapa artikel dengan jumlah kata ribuan. Harus ada sebuah konten lainnya yang bisa mewakili isi website Anda, untuk itulah alasan mengapa penggunaan video/podcast sangat dibutuhkan untuk topik tertentu.

Butuh contoh? Berikut kumpulan Podcast Digital Marketing ala Karinov

7. Meningkatkan Kecepatan Website

Salah satu kenyamanan dalam mengunjungi website adalah transisi laman yang cepat. Biasanya pengunjung sebuah website tidak sabar dalam menunggu ketika mereka sudah masuk konten yang diinginkan. Jika loading dalam website Anda lebih dari 3 detik, maka siap-siap saja ditinggalkan oleh pembaca. Hal ini tentu berakibat pada penurunan jumlah kunjungan pada website tersebut.

Monitor kecepatan web di dasbor Google Search Console

Bukan hanya pengunjung, bahkan di dalam dashboard Search Console, Google sudah mulai menampilkan performa kecepatan dari setiap URL website kita. Artinya, faktor kecepatan bukan lagi hanya masalah kenyamanan, tapi sudah berupa kebutuhan yang harus di monitor dari waktu-ke-waktu.

Butuh saran hosting? Berikut Panduan Cara Memilih Hosting Terbaik

8. Menggunakan Internal Link

Internal link sendiri cukup membantu dalam peningkatan traffic sebuah website. Pengalaman membaca seorang pengunjung juga akan dipengaruhi oleh internal link yang terpasang pada setiap konten Anda. Internal link merupakan sebuah tautan yang terhubung dengan halaman lainnya di website yang sama. Walaupun sepele, tapi fitur ini sangat membantu Google serta pengunjung untuk memahami hubungan antara satu konten dengan konten lainnya di website Anda.

Dengan adanya relevant links, Google dapat mengetahui halaman mana yang menjadi rujukan di dalam website Anda. Hal ini tentu akan menaikkan SEO signals dari konten yang dirujuk oleh Anda. Karena alasan ini, web dengan topik yang spesifik tentu akan membantu penerapan internal link yang lebih efektif.

Ingin tahu lebih banyak, lihat juga: Panduan Lengkap Mmembangun Backlinks.

Kesimpulan

Menaikkan traffic sebuah website tidak bisa dilakukan dengan satu atau dua cara saja dan dalam waktu yang singkat. Anda harus sabar dan melaksanakan cara di atas dengan tekun, teliti, dan meminimalisir . Peningkatan traffic tentu Anda butuhkan agar bisa memasarkan produk barang atau jasa yang Anda tawarkan.

  • Agus Tri Widodo

    Agus Tri WidodoAgus Tri Widodo

    Reply

    Ini adalah inoformasi yang banyak dicari para insan blogger termasuk saya sendiri, Terima kasih admin atas infonya sudah berkenan berbagi. Adapun yang saya ingin tanyakan disini yaitu ada salah satu blog saya yang sudah di pindahkan ke indeks ponsel cerdas alias mobile first indeks, Tapi kenapa yah ko traffict malah menjadi hilang bahkan ketika saya cek di serp banyak artikel yang tidak muncul padahal untuk angka Alexa rank ID sudah 9.232 dan Global sudah 1.230.145. Saya mohon pencerahannya ! terimakasih sebelumnya salam kenal dan sukses.

    • Karinov

      KarinovKarinov

      Reply

      coba cek di search console nya apakah ada warning tertentu pak. seharusnya jk sudah mobile friendly lebih mudah masuk index google.